Kawal Integritas Pertambangan Nasional: Kementerian ESDM Gandeng FT Unhas Jadi Motor Penggerak Standardisasi Kompetensi Pengawas Pertambangan RI
Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) kembali meneguhkan reputasi gemilangnya di panggung nasional sebagai institusi pendidikan tinggi yang diandalkan dalam penguatan tata kelola pemerintahan. Pada Kamis (02/07), bertempat di Center of Technology (CoT) Kampus FT Unhas Gowa, delegasi Sekretariat Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementerian ESDM RI) secara resmi membahas rencana kerja sama penyusunan naskah soal Seleksi Nasional Jabatan Fungsional Pengawas Pertambangan.
Kunjungan tim kementerian yang diwakili oleh Cassina Nova S, Ade Riska Ameliya, Brigitta Isworo Wulan, dan Muztafidatun Nihayah ini disambut langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni FT Unhas, Prof. Ir. Muhammad Bachtiar Nappu, S.T., M.T., M.Phil., Ph.D.
Kolaborasi strategis ini mendaulat FT Unhas untuk merumuskan 700 butir soal Computer Assisted Test (CAT). Instrumen ini nantinya akan menjadi penentu dalam Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta Seleksi Kompetensi Teknis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan kementerian. Naskah soal akan difokuskan pada pengusahaan dan pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan, yang mengintegrasikan berbagai rumpun keilmuan secara komprehensif, mulai dari Teknik Material, Geodesi/Geomatika, hingga Ekonomi Tambang.
"Melalui penyusunan soal yang komprehensif ini, kita sedang membangun fondasi pertambangan nasional yang lebih baik melalui seleksi pengawas pertambangan yang andal," ujar Prof Bachtiar Nappu menanggapi inisiasi kerja sama tersebut. Beliau menegaskan bahwa FT Unhas berkomitmen penuh merampungkan usulan proposal teknis, linimasa pengerjaan, dan skema tata kelola keuangan yang akuntabel secara tepat waktu sesuai target kementerian.
Guna menjamin standar akademik tertinggi, FT Unhas telah menunjuk Prof. Dr. Ir. Irzal Nur, MT., akademisi senior dari Program Studi Teknik Pertambangan, sebagai Koordinator Penyusunan Naskah Soal. Di bawah koordinasinya, tim ahli yang dibentuk akan memastikan setiap butir instrumen tes memenuhi standar validitas, reliabilitas, dan objektivitas.
Dalam pertemuan interaktif tersebut, kedua belah pihak mematangkan poin teknis krusial. Pembahasan mencakup target proposal biaya, struktur waktu pengerjaan (timeline), pembentukan tim ahli, hingga skema pembayaran akuntabel melalui mekanisme swakelola. Adapun draf teknis ini ditargetkan rampung paling lambat 09 Juli 2026, guna memenuhi jadwal integrasi bank soal nasional oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepercayaan ini merupakan pengakuan nyata atas kapabilitas riset dan akademik FT Unhas. Integrasi berbagai disiplin ilmu dalam pembuatan soal ini diharapkan mampu menyaring aparatur negara yang kompeten secara teknis dan adaptif terhadap dinamika industri modern.
Lebih jauh, pengawasan yang prima pada sektor sumber daya alam ini diharapkan mampu menjamin tata kelola kekayaan bumi Indonesia yang berjalan sesuai regulasi dan bermuara pada kemakmuran rakyat. Langkah strategis ini sekaligus memperkokoh visi FT Unhas sebagai motor penggerak pembangunan bangsa melalui penerapan tridharma perguruan tinggi yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak langsung pada masyarakat.